Skip to main content

follow us


Panji Asuhan adalah seorang penulis kelahiran Samarinda, pada tanggal 16 Juli 1994. Penulis ini lebih dikenal dengan nama penanya yaitu Panji Aswan. Dia anak kedua dari pasangan Deddi dan Qomariah. Memiliki kakak perempuan yang diberi nama Dessy Safitri dan adik perempuan bernama Andini Putri Rahmasari. Hobinya adalah jungkir balik mencari ide dan meliarkan imaji di dalam kamar (bersimedi).

Penulis asal Kalimantan ini, menulis sejak duduk di bangku SD, sekitar tahun 2006 sampai 2007 di kelas 6; menulis cerita-cerita rekaan anak. Sempat berhenti menulis saat menginjak usia remaja; lebih ketika mengenyam pendidikan SMP. Lalu SMA—lebih tepatnya SMK—mulai menulis syair-syair dan lirik lagu medio pada tahun 2010 sampai 2012. Ketika beranjak dewasa, mulai serius menulis puisi sejak tahun 2013 dengan tujuan, hanya ingin mengoleksi untuk diri sendiri.

Panji mulai berani memublikasikan karya sejak tahun 2015 karena ajakan dari Anna Wandira, setelah itu berlangsung hingga saat ini. Pencapaian dan pengalaman paling dia ingat, ketika Panji terdaftar dalam 1000 Penyair Indonesia dalam Bunga Rampai Apa dan Siapa Penyair Indonesia oleh YAYASAN HARI PUISI tahun 2017.

Jika berbicara soal cita-cita, semua orang memiliki impian terbesar dalam hidupnya. Ingin menonjoloan sesuatu yang ada pada dirinya. Lucunya, Panji dulu waktu SD ingin menjadi dokter, tapi tidak kesampaian. Usia semakin bertambah, cita-cita pun berubah menjadi juru masak waktu SMA, tapi sayangnya masih belum kesampaian. Pada akhirnya, Panji berserah diri menjadi penulis.

Rekam jejak ketika Panji memutuskan menjadi penulis bisa kita lihat pada buku-buku yang sudah diterbitkan. Memang, kebanyakan adalah puisi karena Panji sampai saat ini lebih fokus menulis puisi. Bukan hanya itu, Panji juga sangat aktif dan sering membaca puisi yang dilakukan setiap hari Kamis bersama penyair-penyair Kalimantan sana.

Berikut ini adalah beberapa karyanya yang sudah diterbitkan oleh beberapa penerbit.
  1. Curahan Hati Pelacur Sajak sebuah antologi puisi yang terbit di Pena House Publisher pada tahun 2016
  2. LIMA sebuah antologi puisi yang terbit di Arsha Teen Publisher pada tahun 2016
  3. Pada Bulan-Bulan sebuah antologi puisi yang terbit di PPMPI Publisher pada tahun 2017
  4. Belajar Menulis Cerpen sebuah antologi cerpen yang terbit di PPMPI Publisher pada tahun 2017
  5. Tentang Rasa Ini, Aku Masih Menunggumu sebuah antologi puisi yang terbit di Ahsyara Media Indonesia pada tahun 2018


Dan beberapa karya lainnya yang juga segera terbit.
  1. Di Perahu, Aku Mabuk Rindu sebuah buku antologi puisi yang akan terbit IDM Publishing pada tahun 2019
  2. Sabda Lelaki (Antologi Puisi)
  3. Anak-anak Gendut (Antologi Puisi)
  4. Anjing! (Antologi Cerpen)
  5. Dua Anak Kecil Bermain di Hari Kamis (Kumpulan 20 Puisi dan 1 Cerita Pendek)


Belum puas untuk berkarya, Panji memutuskan untuk bergabung di beberapa komunitas, yaitu:
  1. Jaring Penulis Kaltim (Anggota aktif)
  2. Komunitas Buku Etam (Ketua)
  3. Sindikat Lebah Berpikir
  4. Forum Lingkar Pena Samarinda (baru gabung)

You Might Also Like:

Comment Policy: Silakan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar