Skip to main content

follow us

Bila semua saling mencintai, restu orang tua telah di dapat, lalu apa lagi yang membuat seseorang belum jua menikah? Jawababnya hanya, satu; ada rencana indah yang Allah takdirkan sebelum melangsungkan pernikahan. Manusia hanya bisa berencana, tapi semua keputusan akhir tergantung pada-Nya.

Banyak orang yang berbicara tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi bagi si penerima. Menyakiti? Yah, itu sebabnya ada pepatah yang mengatakan, "Lisan lebih tajam dari pisau." Maka dari itu, berpikirlah sebelum bicara.

Jika saja semua tergantung pada manusia, mungkin saja banyak yang seenaknya membuat takdir sendiri. Manusia mungkin tak perlu berdoa pada-Nya untuk meminta dan memohon. Tapi, ketahuilah! Allah yang mengatur segala skenerio hidup ini.

Saya tersentak kala yang bertanya kapan menikah adalah orang yang tadinya menikah karena ada tanggung jawab yang harus dilakukan. Dengan bangga karena menikah lebih dulu dari saya. Astaghfirullahal 'adziim. Jika benar menyesali apa yang dilakukan (maaf) zina sebelum menikah, lantas mengapa mengejek yang belum menikah? Bukankah tidak benar menikah hanya untuk pamer status? Fokuslah tujuan menikah karena ibadah.

Seseorang yang belum menikah itu bukan karena tidak mau menikah. Mereka mau dan sangat ingin menikah, tapi perjalanan untuk sampai ke jenjang pernikahan begitu rumit. Ujian Allah dalam memberikan mereka untuk lebih sabar lagi jangan dibuat goyah. Sebab iman manusia itu kadang naik-turun. Sebaiknya doakan agar mereka yang belum menikah segera menikah.

Pernikahan bukan hanya janji pasangan pada para saksi, terutama pada pasangan masing-masing. Tapi lebih pada berjanji pada Allah untuk membina rumah tangga yang baik bagi semuanya. Berharap menjadi pasangan sakinah, mawaddah, warahmah.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silakan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar