Skip to main content

follow us

Hujan adalah anugerah yang diturunkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Tapi kadang ada yang mengeluh ketika hujan datang, padahal hujan mengajarkan banyak arti dalam hidup. Hujan merupakan salah satu sumber kehidupan, karena mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Seluruh makhluk hidup di bumi memerlukan air untuk bisa mempertahankan hidupnya.

Oleh karena itu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk bersyukur adanya hujan melalui doa. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan :
"Allahumma sayyiban nafi’an."
Artinya: "Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat."
(HR. Bukhori : 1032)

Hujan secara ilmiah memiliki arti, jatuhnya titik titik air yang berasal dari kumpulan titik titik awan yang sedang mengalami tingkat kejenuhan maksimal. Hujan sendiri merupakan salah satu fase siklus air yang terdapat di bumi, dimana air laut yang menguap menjadi awan dan kemudian tertiup angin sampai berada di wilayah tertentu.

Awan tersebut akan berkumpul dan bertambah dengan awan awan lain yang berada disekitarnya. Selanjutnya setelah awan tersebut mencapai titik jenuh, maka awan yang tercipta dari berjuta juta titik air akan jatuh secara bergantian yang kemudian disebut sebagai hujan. Dan air hujan kembali diserap oleh bumi dan berproses kembali sampai mencapai laut.

1. Hujan meski jatuh berkali-kali, ia tetap berusaha
Pernahkah mendengar kalimat, "Hujan meski jatuh berkali-kali, ia tetap berusaha." Dari hal ini, kita bisa mengambil pelajaran bahwa hujan meski gagal berkali-kali, jangan pernah menyerah. Terus berproses, tanpa harus mengeluh. Terus berjuang, meski berjalan tertatih-tatih. Terus memberikan manfaat, meski apa yang dilakukan tak pernah dihargai. Banyak hal yang dapat kita petik hikmahnya, tapi banyak pula yang tidak sadar akan hal ini.

2. Hujan datang setelah kemarau panjang
Dari sini, kita bisa belajar sabar. Betapa nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, setelah mengalami kekeringan, akhirnya ia turunkan hujan. Bayangkan saja jika musim kemarau datang tanpa diselingi hujan? Bumi akan menjadi kering dan makhluk hidup akan mengalami kehausan yang berkepanjangan. Bersyukurlah ketika Allah kirimkan hujan, tanpa harus mengeluh apalagi memberontak. Bersabar ketika diberi ujian. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan? (Ar-Rahman)

3. Dingin Melanda Karena Hujan
Ketika panas teriknya matahari menyengat, membakar tubuh dan membuat kita bermandian keringat. Bayangkan jika dinginnya hujan tidak datang? Apakah masih bisa kita merasakan nikmat tersebut? Dinginnya hujan seakan menjadi obat dari panasnya terik matahari. Jadi, patutlah bersyukur dan berterimakasih pada hujan.

Dan masih banyak lagi hikmah di balik hujan turun. Mulai sekarang, cobalah untuk menyukai hujan, jangan membenci karena ia banyak menebar manfaat. [PM]

You Might Also Like:

Comment Policy: Silakan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar