Jadi Penulis Kok Baperan, Sih! - The Puisi

Jadi Penulis Kok Baperan, Sih!




Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, puisi adalah bahasa hati yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Puisi adalah karya sastra dengan pilihan kata yang singkat, jelas, padat dan penuh makna. Puisi yang menggunakan majas akan lebih indah ketika dibaca oleh seorang penyair. Dengan memberikan diksi-diksi yang pas dalam meramu kata, maka rima pada puisi akan terdengar indah.

Benar, puisi itu ungkapan isi hati. Tapi banyak yang salah kaprah tentang pembuatannya. Bagaimana tidak? Ada yang membuat puisi justru cenderung malah hanya curhatan-curhatan belaka. Maklum saja sih kalau memang baru mengenal tentang puisi, karena tidak jadi masalah. Untuk permulaan, sah-sah saja karena sudah berhasil membuat kalimat saja itu sudah bagus. Banyak loh, beberapa penulis yang memiliki ide menumpuk di kepala, tapi begitu sulit untuk menuangkannya ke dalam tulisan.

Nah, apa sih tips untuk penulis pemula agar bisa membuat suatu tulisan, minimal satu buah puisi? Paling tidak, puisi pendek.

Untuk membuat tulisan apa pun, tidak hanya puisi, akan tetapi berlaku juga untuk prosa, apa sih yang harus dilakukan penulis pemula? Berikut ini tips-tips atau langkah-langkahnya.

  1. Sebagai penulis pemula, coba deh kalau mau nulis, jangan dulu memikirkan tentang aturan-aturan yang hanya akan membuatmu pusing dan akhirnya tulisan tidak selesai-selesai.
  2. Kalau sudah punya ide, tulis! Kenapa? Sebab manusia walau belum tua, kadang suka lupa, kecuali orang yang memiliki ingatan yang sangat tajam.
  3. Jangan menulis saat kondisi sedang tidak sehat. Istirahatlah sejenak, jika kamu paksa otak untuk berpikir dalam keadaan tidak sehat, kamu tidak akan fokus.
  4. Upayakan menulis sesuai tema yang kamu kuasai.
  5. Jika tulisan sudah selesai, cek ulang tulisan atau minta teman untuk menjadi first readers (yang memang sudah jelas menguasai aturan-aturan penulisan).
  6. Ikutilah seminar-seminar kepenulisan agar bisa menambah ilmu, juga menambah teman baru.
  7. Jika memiliki sosial media, cobalah untuk bergabung di grup-grup yang berkaitan dengan tulis-menulis. Tujuannya, bisa minta kritik dan saran tentang tulisanmu, bertanya seputar kepenulisan, kamu juga bisa memberikan saran kepada teman-teman penulis di grup tersebut.
  8. Jangan dulu memikirkan uang. Karena menulis tidak melulu tentang uang. Kalau tujuan utamamu menulis karena uang, maka ketika tidak mendapatkan apa yang kamu harapkan, tutup buku pasti terjadi. Meninggalkan dunia kepenulisan dan mencari hal-hal baru yang lebih menjanjikan.
  9. Jangan jadi penulis baper. Pasti ada beberapa pengkritik sastra atau teman-teman penulis yang mengkritik pedas. Contoh : "Tulisanmu masih hambar. Banyak pengulangan kata dan tata bahasanya juga berantakan banget. Feel belum dapat." Dengan kritikan tersebut, lantas kamu langsung tidak lagi ingin menulis atau langsung blok si pengkritik? Duh, JANGAN BAPER! Kalau tidak mau menerima kritikan, jangan jadi penulis deh! Nulis saja di dinding facebook atau sosmedmu yang lain, asal jangan mencoba debat tentang agama dan politik, ya masih aman kok.
  10. Jangan cepat merasa puas ketika karyamu dipuji. Terus belajar dan belajar. Jangan lupa biasakan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mau membaca dan bersedia memberikan kritik serta saran atas karyamu.


Oke, mungkin segitu saja dulu pembahasan tips-tips bagi penulis pemula yang masih bingung mau menulis apa. Banyak yang harus kamu lakukan, yang pasti; terus belajar dan belajar meski mengalami kegagalan berkali-kali. Karena orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan. [PM]

0 Komentar untuk "Jadi Penulis Kok Baperan, Sih!"

Post a Comment

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel