Skip to main content

follow us

Buku terbitan IDM Publishing


Berikut ini adalah kumpulan kata-kata galau tentang rindu yang pernah dituliskan oleh penulis asal Lampung bernama Irma Dewi Meilinda atau dikenal dengan nama Princess Meymey. Karya di bawah ini pernah ditulis di buku berjudul 'Endless Love' terbitan Penerbit Uwais, tahun 2016.

Kata-Kata Rindu (1)

Merindumu

Ketika rindu mulai menyelimuti hati.
Ingin rasanya aku memelukmu, berada di sampingmu,
tapi jarak memisahkan kita untuk sementara waktu.

Hangatnya pelukanmu, membuatku merasa nyaman.
Dekapanmu, membuat hati ini terasa aman.

Aku rindu di dekatmu.
Aku rindu di pelukmu.
Aku rindu belaianmu.
Peluklah aku walau hanya sekejap.

Lampung, 2015


Kata-Kata Rindu (2)

Rindu Dalam Luka

Aku ada karena kau pun ada.
Aku dan kau di tempat berbeda.
Aku di sini, kau di sana.
Tapi kita menatap langit yang sama.

Aku mencintai dan menyayangimu.
Di sini, aku terpenjara dalam rindu.
Tapi kau tak pernah menghargai perasaanku.
Menganggap aku tak pernah ada.

Saat aku menyimpan rindu di antara awan-awan kalbu,
hujan turun untuk menghalangi.
Hingga bayang-bayangmu pun seakan pudar
dan semakin sulit untuk kugapai.

Saat aku merangkai kata-kata,
ingin menulis namamu di awan,
tapi saat awan mendung,
namamu terhapus oleh kabut.

Saat aku menyimpan namamu di dalam hati,
kau hapus dengan goresan luka yang cukup dalam,
menusuk jantungku dan membuat hati benar-benar hancur; remuk!
Membuat sekujur tubuh terasa lemas; tak berdaya!

Saat ingin menuliskan namamu di pasir,
lagi-lagi namamu terhapus oleh ombak.
Karena namamu seringkali terhapus; tak abadi,
akhirnya kuputuskan untuk menulisnya di atas BATU NISAN.

Lampung, 19 Agustus 2010


Kata-Kata Rindu (3)

Rindu Kepada Kekasih

Hari-hariku terasa sepi tanpa kehadiran kekasih.
Tak ada kasih sayang dan perhatian darinya.
Tak ada yang membuatku merasa bahagia.
Tak ada tempat untuk bercerita.
Tak ada yang menemani.

Aku ingin dicintai dengan tulus.
Ingin ada orang yang menjagaku selain orang tua.
Tapi semua itu hanyalah mimpi.
Bermain dalam imaji yang entah akan terwujud.

Kini, aku di sini sendiri tanpa kehadiran kekasih.
Tak ada cinta dalam hidupku.
Tak ada yang bisa membuatku bersemangat.
Bahagia yang kuinginkan hanya sebatas ilusi.

Tersenyum bukan berarti sedang bahagia.
Seringkali senyuman hanya ingin menutup luka.
Aku rindu dengan perhatian dan kasih sayang.
Rindu hari-hari bersama kekasih seperti yang lainnya.

Mengapa aku tak pernah mendapatkan kebahagiaan?
Apa aku tak pantas untuk bahagia?
Apa aku tak pantas dicintai?
Apa salahku, hingga Tuhan menghukumku seperti ini?

Mungkin aku bukanlah orang yang beruntung,
karena tidak ada yang mengagumi.
Hanya bisa berharap akan hadirnya seorang kekasih.
Semoga Tuhan mengirimkanku seseorang
yang benar-benar mencintai dengan tulus.

Lampung, 09 Agustus 2010


Kata-Kata Rindu (4)

Rindu yang Membelenggu

Di dalam kesendirian, aku terdiam membisu.
Termenung menunggu pujaan hati.
Tapi entah mengapa, dia tak kunjung datang.
Apa dia sudah melupakanku atau sudah ada yang lain?

Di keheningan malam, kucoba pandangi langit.
Yang kulihat hanya kegelapan malam.
Tak ada satu pun bintang yang nampak.
Hidupku terasa sepi tanpa kehadirannya.

Dalam doa, kupanjatkan pada-Nya.
Agar Tuhan kirimkan malaikat cinta,
untuk menemani hari-hari yang sepi.
Agar tak lagi termenung dengan kesendirian.

Aku hanya inginkan cinta yang hakiki,
bukan cinta yang tak pasti.
Aku ingin cinta yang tulus,
bukan cinta yang penuh kepalsuan.

Bukan cinta karena harta,
rupa atau karena taruhan.
Semoga kebahagiaan datang menghampiri.
Semoga Tuhan mendengar doa-doaku.

Tuhan ...
Dengarkan apa yang kupinta.
Kabulkan setiap doa yang kupanjatkan.
Ingin ada yang mencintaiku karena-Mu.

Lampung, 2011


Kata-Kata Rindu (5)

Rindu yang Terpendam

Kurangkai kata-kata cinta
dan menjadikannya puisi sederhana.
Kutulis namamu dalam puisiku,
agar selalu mengingatmu.
Tapi mengapa kau masih mengabaikanku?
Tak peduli, seakan-akan aku tak berarti lagi!
Di manakah hati nuranimu?

Aku terbayang-bayang wajahmu.
Selalu memikirkan dan berharap kau kembali.
Tapi (mungkin) harapanku terlalu besar.

Jika perpisahanlah yang terbaik, aku ikhlas melepasmu.
Tapi jika tidak, bisakah cinta kita bersemi kembali?

Aku merindukanmu.
Ingin kau kembali kepelukanku.
Berharap kita bersama untuk selamanya.

Lampung, 24 Maret 2012

Itulah beberapa ungkapan tentang rindu yang mungkin mewakili perasaan teman-teman semua. Silakan bagikan halaman ini, jika bermanfaat. Tapi jangan pernah copy paste apa pun yang ada di web ini tanpa mencantumkan nama penulis atau sumbernya, ya! Jadilah pembaca dan penulis yang baik. Salam bloggers! [PM]


Sumber inspirasi :
Endless Love karya Irma Dewi Meilinda a.k.a Princess Meymey
Terbit di Penerbit Uwais, pada tahun 2016.
ISBN : 978-602-6926-27-2

You Might Also Like:

Comment Policy: Silakan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar