Filosofi Bunga Lotus - The Puisi

Filosofi Bunga Lotus

www.khasiat.co.id


Assalamualaikum!

Pada kesempatan kali ini, saya ingin sedikit sharing tentang filosofi bunga Lotus. Tapi sebelum masuk ke pembahasan tentang filosofinya, ada baiknya kita kenalan dulu dengan bunga indah yang satu ini. Bunga Lotus memiliki beberapa nama lain, yaitu Nelumbo Nucifera, Nelumbium Nelumbo, Nelumbo Speciosa, dan Nelumbium Speciosum. Selain itu, Lotus juga memiliki nama lain yaitu Sacred Water Lotus, Sacred Lotus, Chinese Arrowroot.

Bunga Lotus adalah bunga khas yang berasal dari India. Di Indonesia sendiri, bunga ini memiliki nama lain yakni; bunga Seroja. Tapi seringkali orang-orang menyamakan antara bunga Lotus dan bunga teratai (Nymphaea) yang notabene-nya memiliki ciri khas yang sama. Keduanya sama-sama tumbuh di atas permukaan air.

Selain dikenal dengan ciri khasnya, bunga lotus ternyata memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  1. Bisa dijadikan sebagai penghias kolam yang ada di taman-taman.
  2. Rimpang/umbinya dapat diolah menjadi makanan dan sering digunakan sebagai bahan masakan di Jepang, Tionghoa, dan India. Sedangkan bila rimpangnya dimakan secara mentah, dapat menjadi sumber penularan parasit Trematoda.
  3. Bijinya yang kaya akan tepung dapat pula diolah menjadi bahan makanan. Misalnya; biji yang direbus, dihaluskan dan dicampur gula, lalu dijadikan isi kue bulan yang dimakan pada festival musim gugur (mooncake festival).
  4. Bijinya yang masih muda dapat diminum sebagai pengganti teh.

Nah, saya rasa perkenalan singkat di atas sudah bisa memberikan kita gambaran tentang manfaat dari bunga Lotus. Ok, kalau gitu, coba telisik lebih dalam tentang filosofi dari bunga cantik ini. Sebagaimana yang kalian semua ketahui, bahwa kebanyakan bunga tumbuh di taman-taman indah, di atas permukaan tanah yang menghampar rumput atau tumbuhan lain bersamanya. Kebanyakan kurang lebih seperti itu. Akan tetapi, tidak dengan bunga lotus, dia memilih tumbuh di tempat berbeda dari kebanyakan bunga lainnya. Dia tumbuh di atas lumpur berair untuk kemudian mekar dan berkembang indah. Tak kalah indah dengan bunga lain di luaran sana. Bahkan label unik pun tersemat pada bunga ini. Kalau istilah gaulnya, bunga ini sih anti mainstream, melawan arus.

Dari perbedaan tersebut, filosofi bunga lotus tercipta. Bunga lotus ini juga memiliki beberapa varian warna, setiap warna memiliki makna filosofisnya masing-masing.

  1. Bunga lotus berwarna putih memiliki filosofi sebagai kesempurnaan spiritual. Bunga ini diartikan sebagai lambang dari kemurnian pikiran serta ketenangan sifat manusia.
  2. Bunga lotus ungu memberikan makna mistis dan merupakan bagian dari ajaran agama Budha tentang delapan jalan dalam budhish.
  3. Bunga lotus merah memiliki arti atau melambangkan kasih sayang dan kebaikan. Sedangkan bunga yang telah mekar, sepenuhnya memiliki makna kebesaran serta kemurahan hati.
  4. Bunga lotus merah muda dapat diartikan sebagai sebuah tempat yang tinggi, suci, dan sangat dihormati. Bunga ini juga melambangkan pikiran seseorang yang mengalami pencerahan yang tinggi.
  5. Bunga lotus biru merupakan lambang dari ilmu pengetahuan. Masyarakat mesir mempercayai bahwa bunga ini memiliki arti sebagai kendali dari pikiran maupun semangat untuk mencapai kesuksesan dalam jiwa seseorang.

Itulah beberapa varian warna dan filosofi yang dimiliki bunga lotus. Favoritmu yang warna apa? Namun pembahasan terkait filosofi bunga lotus belum berhenti di sana, dari beberapa sumber yang penulis baca, secara umum tanpa mengklasifikasikan warna, bunga lotus tersebut memang memiliki filosofinya. 

Bunga lotus diartikan sebagai simbol keindahan yang lahir dari tempatnya keburukan, mengingat bunga lotus ini tumbuh di lumpur yang kotor sebelum mekar dengan indah. Dikatakan pula, filosofi bunga lotus adalah bagai seseorang yang berusaha hidup melawan arus dari lingkungannya. Meski sumber keburukan berasal, tetapi nilai-nilai kebenaran dan kemuliaan di dalam dirinya tak tergerus oleh lingkungan tersebut. Bunga lotus pun tetap tumbuh dengan indah tanpa peduli seperti apa tampatnya berasal. Itu semua tak mempengaruhi keindahannya. Justru karena dirinya yang indah dan mulia, lingkungan kotor yang menaunginya pun terangkat. Pengaruh dan pesona serta karisma lotus lebih besar dari apa yang menaunginya.

Bunga lotus ini mengingatkan saya pada Baginda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, di mana dulu beliau diutus ke tengah-tengah peradaban jahiliyah dengan segala kekurangan dan keburukan di dalamnya. Namun, beliau mampu melewati pelbagai lumpur rintangan sebelum akhirnya berhasil mekar dengan wangi dan sempurna. Sebelum diberi tugas kenabian pun, beliau sudah dikenal dengan kejujuran dan keagungan akhlaknya.

Bunga lotus mengajarkan kita banyak filosofi hidup, seperti kisah singkat Baginda Nabi di atas contohnya. Terkadang sesuatu atau seseorang yang datang dari tempat atau lingkungan yang buruk, tidak selamanya dia merefleksikan keburukan dari tempatnya berasal. Mungkin kelak, sesuatu atau seseorang tersebutlah yang kelak mengentaskan segala keburukan dari tempatnya berasal, layaknya bunga lotus.

Bahkan dalam satu scene drama korea yang berjudul Boys Before Flower, diperlihatkan tentang filosofi bunga lotus ini, di mana peran utama wanita Geum Jan Di diumpamakan oleh seorang kakek layaknya bunga lotus yang tumbuh di lumpur kotor, tetapi tetap mekar dengan wangi dan indah. Itu semua bukannya tanpa alasan, karena di dalam drama tersebut memang Jan Di digambarkan sebagai gadis miskin yang memiliki prinsip kuat. Dia gadis yang tegar, tegas tetapi juga lembut dan baik hati. Persis seperti lotus. Dia menebarkan pesonanya sendiri, di antara gadis-gadis yang menjadi budak materi. Menjadi berbeda dan bangga akan dirinya dan orang tua. Memberi pengaruh dan daya pikat kuat pada banyak orang yang mampu melihat kebaikan hatinya, bukan bagi mereka yang dengki, ya! Jika orang dengki memandangmu, kebaikan akan dicela dan keburukan jadi bahan konsumsi mereka untuk menjatuhkanmu, itulah para pendengki.

Sekali lagi, bunga lotus benar-benar memiliki filosofi yang kuat. Dari filosofi tersebut, kita dapat belajar banyak tentang kehidupan. Jika kamu adalah seseorang yang berlatar belakang kurang baik, misal; kamu miskin, tak berpendidikan, lingkunganmu tinggal ditempati banyak hal negatif. Itu bukan satu-satunya jalan bagimu untuk jadi bagian dari segala keburukan tersebut. Bahkan, kamu bisa melawannya dan jadi berbeda, membawa kebaikan yang bisa merubah tempatmu itu menjadi lebih baik. Mungkin kamu tidak bisa memilih bagaimana dan di mana kamu lahir, namun kamu bisa memilih untuk jadi apa dan bagaimana kamu menjalani kehidupan. Seperti bunga lotus.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi kita semua.
Akhiru kalam, assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh!


Penulis : Mujahid Berpena
Editor : Princess Meymey

0 Komentar untuk "Filosofi Bunga Lotus"

Post a Comment

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel