Kumpulan Kata-Kata Galau Tentang Mantan Terbaru 2019 - The Puisi

Kumpulan Kata-Kata Galau Tentang Mantan Terbaru 2019




Berikut ini adalah kumpulan kata-kata galau tentang mantan. Pernah ditulis di buku Endless Love karya Irma Dewi Meilinda yang diterbitkan di Penerbit Uwais pada tahun 2016. Sebuah coretan tentang kisah masa lalu. Yang lalu sudah berlalu, tapi luka masih membekas. Dan di bawah ini adalah beberapa kumpulan kata-kata tentang mantan sebelum ia bisa menerima cinta yang baru.

Kumpulan Kata-Kata Galau Tentang Mantan Terbaru 2019

Hati yang Terluka
Kaupatahkan sayap-sayap yang sempat kembali utuh, meski sayap itu tak seperti sedia kala. Kaurobek hati yang sempat sembuh karena luka yang pernah ada di masa lalu. Beginikah caramu mempermainkan perasaan wanita? Kau datang seakan menjadi pelindungku. Kau datang seakan menjadi cahaya untuk menerangi hidupku. Akan tetapi, kini cahaya itu redup! Hilang dan pergi entah ke mana. Pupus sudah harapanku! Apa yang harus kulakukan sekarang? Akankah hati yang patah ini utuh kembali, setelah dua kali dihancurkan? Entahlah! Aku dirindung dilema besar. Mengapa Tuhan ciptakan hati jika untuk terus dipatahkan seperti ini?

KECEWA
Sampai kapan aku begini? Terus saja kausakiti tanpa berkesudahan. Membuat hati terluka sampai air mata tak mampu lagi menetes. Napas menjadi sesak. Tubuh lemas, tak mampu berdiri tegak. Sulit bagiku menerima kenyataan ini. Berat untukku melepasmu kembali. Tapi apa daya, aku harus merelakan kepergianmu, walau sebenarnya hati tak mau. Berbagai cara kulakukan untuk mempertahankan hubungan ini, mencoba memahamimu dan terus bersabar, tapi kau tak pernah mengerti perasaanku; terus saja mencampakkan dan menyakiti hati tanpa rasa bersalah. Mungkin nanti bila aku mati, penyesalan akan datang; berhenti menyakiti untuk selamanya. Tak ada lagi kesempatan untukmu karena kecewa yang teramat dalam. Pergilah dari kehidupanku! Pergilah untuk selamanya!

Kekasih yang Pergi
Wajahmu terlukis indah di benakku. Dirimu selalu terbayang dipikiranku. Bayanganmu nyata, seakan berada dihadapanku. Namamu akan selalu tersimpan di hatiku. Aku bertanya-tanya dalam hati, 'apa yang sedang terjadi padaku?' Selangkah demi selangkah, perasaan pun menjawab, 'aku telah jatuh hati padanya.' Tapi takdir seperti tak berpihak padaku, sebab dia telah pergi dengan memilih berbagi kebahagiaan dengan orang lain daripada mempertahankan hubungan yang sudah lama terjalin. Yah, walau hanya hitungan bulan. Hancur sudah semua harap yang sempat diperbincangkan. Nyatanya, kau bukanlah seperti yang kuharapkan. Sandiwaramu telah berakhir, Sayang. Kucoba mengikhlaskan semuanya. Berbahagialah dengan orang yang kaupilih tanpa harus kembali.

Kertas Putih
Dahulu kaubilang sayang, cinta mati, tak ingin jauh dariku, apalagi meninggalkan. Nyatanya, semua hanya janji-janji belaka! Janjimu hanya di kertas putih tanpa tulisan dan materai; tak bisa dipertanggungjawabkan. Perkataanmu tak bisa dipercaya, janji-janji palsu yang kudapatkan. Bulshit! Tak pernah kausadari, betapa besar rasa cintaku padamu. Akan tetapi, kau hanya menganggapku boneka! Cintaku memang tak seluas samudera, tapi cinta ini sedalam lautan. Sumpah mati aku mencintaimu dan tak pernah mengkhianati, tapi justru kaulah yang mengkhianati. Buaya itu adanya di perairan, ini kutemui di daratan! Tak bisakah setia pada satu wanita? Lelaki yang tak pernah sedikit pun menghargai perasaan wanitanya, memang tak pantas untuk dipertahankan. Pergilah jika itu yang terbaik. Temukan bahagiamu.

Selamat Tinggal Masa Lalu
Kini semua tinggal kenangan. Tinggallah luka di hati, yang belum bisa terobati. Janji tinggallah janji, yang tak bisa ditepati. Kini aku tahu tentang hatimu yang mungkin sudah melupakanku. Kini kusadari, kita takkan mungkin bisa bersatu kembali dalam sebuah hubungan pasangan seperti Romeo dan Juliet. Aku mencoba untuk bertahan, menahan perih ini; tapi apa daya, aku tak setegar batu karang. Begitu banyak kenangan yang pernah kita lalui bersama dan itu harus dilumpuhkan dari ingatanku. Selamat tinggal masa lalu. Aku pun berhak bahagia dengan melangkahkan kaki untuk menyambut orang baru.

Kenangan Terindah
Aku di sini terdiam membisu, merenungi keadaan yang terjadi. Sejenak kupandangi langit di malam hari, tapi tak ada satu pun bintang yang bersinar. Hanya kegelapan malam yang kudapat. Mencoba memohon pada pemilik alam semesta agar diberi kekuatan untuk menjadi wanita tegar dan ikhlas dalam menjalani ujian yang hidup. Diam dan menangis hanya menyita waktu, aku sadar akan hal itu. Tak ada gunanya berlarut dalam kesedihan. Tapi mengapa setiap aku mengingatnya, air mata ini terus menetes membasahi pipiku. Hari cepat berlalu, kini dia telah pergi jauh. Tak ada lagi canda dan tawa darinya. Tak ada lagi kejahilan yang biasa menggangguku. Tak ada lagi amarahnya di kala berbuat salah. Semua itu hanya tinggal kenangan yang sulit untuk dilupakan. Andai saja waktu bisa diputar kembali, ketika masih bersamanya, aku tidak ingin adanya perpisahan. Namun saat ini takdir berkata lain, hanya keajaiban yang bisa menyatukan kembali.

Tak Perlu Disesali
Ketika hati melupakan rasa sakit yang pernah ada, saat itu juga ia akan mencari cinta yang baru. Tapi kaurusak semuanya dengan kembali melukai hati. Di saat aku mulai mengharapkanmu kembali, kauberi racun dalam hidupku. Sampai aku terbius di dalam racun yang mematikan. Tak sanggup lagi lidah ini untuk berkata-kata. Tak sadarkah dirimu, melukai hati ini untuk yang kesekian kalinya? Kaca yang sudah retak, tak bisa untuh kembali. Kata maaf tak bisa membuka hati yang sudah lama menghancurkan harapanku. Penyesalan tak bisa merubah semuanya, karena nasi sudah menjadi bubur. Kau telah merubah Surga menjadi Neraka. Merubah madu menjadi pare dan terang menjadi gelap gulita. Janji tinggallah janji, sampai luka membekas di hati. Terasa hancur sudah hati ini dan raga tak berdaya lagi. Pupus sudah harapanku untuk kembali, karena tak ada lagi yang harus kutunggu. Semuanya sudah berakhir. Jika ini yang terbaik, pergilah dari kehidupanku dan tak perlu kembali lagi.

Takdir Illahi
Ketika aku merasakan sakit karena cinta, rasanya dunia menjadi gelap. Tak ada lagi kutemukan senyumnya, apalagi canda-tawa. Hidupku seakan sepi tanpamu; terasa tak berarti. Tak bisakah kaumengerti perasaanku, yang tak bisa hidup tanpamu? Tapi hari sudah berlalu, tak seharusnya aku memikirkan tentangmu terus-menerus. Harus bisa membuang rasa ini, rasa cinta yang pernah ada. Meski ada secercah harapan untuk bisa bersama, tapi semua kuserahkan pada-Nya. Saat ini kita ditakdirkan untuk berpisah, jika memang kaulah yang menjadi jodohku, maka sejauh apa pun saat ini kita berpisah, tetap saja akan dipersatukan. Lain halnya jika bukan jodoh, setidaknya kita pernah mengukir kisah indah dalam bingkai kenangan. Manusia hanya bisa berencana, tapi rencana Allah jauh lebih indah.

Itulah kumpulan kata-kata tentang mantan dari thepuisi untuk hati yang pernah retak. Guys, mungkin ketika patah hati, kamu bilang tidak bisa move on, bukan tidak bisa! Tapi kamu yang tidak pernah ingin mencoba membuka lembaran baru. Coba deh, buka hati untuk orang lain, masih banyak cinta yang lebih baik dari masa lalumu. Jangan kurung hati untuk cinta yang sudah pergi. Move on, guys! Jangan mode on terus!  [PM]

0 Komentar untuk "Kumpulan Kata-Kata Galau Tentang Mantan Terbaru 2019"

Post a Comment

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel