Netizen Bertanya, Takdir Menjawab! - The Puisi

Netizen Bertanya, Takdir Menjawab!

Irma Dewi Meilinda (Dok. Pribadi)


Tidak ada yang lebih romantis selain merayu Tuhannya dan berserah diri akan takdir. Seperti halnya puisi di bawah ini, seseorang dengan pasrah—menyerahkan takdirnya setelah berusaha dan berdoa. Menanti sebuah jawaban sejak lama, berharap—semua akan indah di waktu yang tepat.

Menanti Jawaban
oleh : Princess Meymey

Seperti hujan merindukan pelangi
Aku pun sama, merindukanmu setiap saat
Rindu yang menggebu

Entah kapan penantian ini 'kan berakhir
pada sebuah pertemuan

Waktu terus berlalu ...
Jarak seakan ingin memisahkan
Kusampaikan salam rinduku
'Tuk yang jauh di sana

Ponsel pun tak lagi berbicara
Sepi!
Sunyi!

Kesibukan juga ikut membagi jarak
di antara hubungan kita
Mungkin ini cara Allah memberi ujian

Ujian cinta dimulai saat jarak memisahkan
Tapi, kepercayaan dan kejujuran
yang ada dalam hubungan ini
Memberikanku kesabaran untuk menunggu

Aku percaya ...
Semua akan indah pada waktunya
Disatukan dalam sebuah ikatan yang seharusnya
Tentu, atas restu kedua orang tua masing-masing
Sisanya, hanya berserah diri pada-Nya
Memohon agar kebaikan selalu menghampiri

Lampung, 28 Juni 2016

Selama masih ada kesempatan, banyak yang ingin menikah. Tapi, semua itu kembali lagi pada Sang Pencipta, jika Dia sudah berkehendak—maka mustahil bagi kita untuk menolaknya. Pernikahan bukanlah sebuah permainan yang menekan tombol mulai lalu mengakhirinya meski permainan belum selesai. Pun dari sekian orang yang ingin menikah, ada yang masih belum bertemu tambatan hatinya, ada pula yang sedang berjuang untuk menghalalkan atau dihalalkan, ada yang sibuk dengan kehidupannya sampai lupa mengurus diri, semua beragam. Yang pasti, jodoh pasti bertemu. Entah berjodoh dengan manusia atau kematian, saat ini yang harus kita lakukan adalah terus memperbaiki diri sampai tiba saatnya nanti Allah berkata melalui malaikat pencabut nyawa, "Tugasmu sudah selesai, waktunya pulang."

Untuk para netizen yang paling benar dan semua orang, jika ada seseorang yang belum jua menikah—tidak perlu sibuk bertanya tentang kehidupannya, tidak perlu menanyakan takdir yang sama-sama belum tahu. Tahukah kalian? Setegar-tegarnya seseorang, pasti mengalami titik kerapuhan dalam hidupnya. Berhentilah bertanya jika tidak ingin menyakiti. Berhentilah! Cukup doakan yang terbaik untuk mereka yang belum menikah. Sebab syarat mati bukan orang yang sudah menikah. Ajal tak pernah memilih status seseorang untuk menjemput. [PM]

0 Komentar untuk "Netizen Bertanya, Takdir Menjawab!"

Post a Comment

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel